Jessica Wijaya Jessica Wijaya Author
Title: Komisi III Tanya Kejaksaan Alasan Tidak Tahan Ahok
Author: Jessica Wijaya
Rating 5 of 5 Des:
Agen Sbobet - Staf Spesial Presiden Bagian Komunikasi, Johan Budi, heran mengapa Partai Demokrat terasa ketua biasanya, Susilo Bambang...

www.bandarliga.com


Agen Sbobet - Staf Spesial Presiden Bagian Komunikasi, Johan Budi, heran mengapa Partai Demokrat terasa ketua biasanya, Susilo Bambang Yudhoyono, sebagai tertuduh waktu Presiden Joko Widodo menyinggung tentang aktor politik yang menunggangi kerusuhan dalam tindakan unjuk rasa 4 November.

Hal itu di sampaikan Johan dalam acara " Satu Meja " di Kompas TV, yang dipandu oleh Pemimpin Redaksi Kompas, Budiman Tanuredjo, Senin 6/12/2016.

Awalannya, Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan menyinggung pidato Jokowi yang menyebutkan ada aktor politik yang menunggangi kerusuhan dalam demo.

Syarief menagih keterangan dari pemerintah tentang siapa aktor politik yang disebut Jokowi.

" Selalu jelas saja nyaris disebutkan semuanya media serta orang-orang seolah-olah tembakannya ke Demokrat, " ucap Syarief pada Agen Sbobet.

Johan juga segera mempertanyakan pernyataan Syarief itu. Ia menyatakan kalau Jokowi tidak pernah menyebutkan nama, termasuk juga SBY, waktu mengemukakan pernyataan tentang aktor politik itu.

" Mengapa kok Pak Syarief Hasan terasa yang dituduh Pak SBY? Walau sebenarnya Presiden tak menyebutkan. Artinya ada rasa dalam Pak SBY seakan olah kericuhan yang tempo hari ada peran, " ucap Johan untuk Agen Sbobet.

" Tak make sense (masuk akal) bila terasa Pak Jokowi mesti menerangkan kalau aktor politik itu bukanlah Pak SBY, " kata dia.

Syarief mengakui setuju dengan pernyataan Johan itu. Oleh karenanya, Syarief mengharapkan jika Jokowi serta SBY dapat berjumpa empat mata, jadi dapat sekalian mengklarifikasi gosip yang berkembang.

Tetapi, Johan terasa kalau klarifikasi tak dibutuhkan.

" Bila memanglah ketemu, tak ada klarifikasi lantaran tak perlu diklarifikasi, " ucap Johan pada Agen Sbobet.

Posting Komentar

 
Top