Jessica Wijaya Jessica Wijaya Author
Title: Menurut Hendardi Keputusan Polri Untuk Tetapkan Ahok Karena Tekanan Dari Massa
Author: Jessica Wijaya
Rating 5 of 5 Des:
Agen IBCBET - Masalah sangkaan penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama Ahokjadi masalah. Ketua Tubuh Pengurus Setara ...

www.bandarliga.com


Agen IBCBET- Masalah sangkaan penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama Ahokjadi masalah.

Ketua Tubuh Pengurus Setara Institute Hendardi lihat penetapan tersangka pada Ahok karena ada tekanan massa.

Sebelumnya Ahok diputuskan sebagai tersangka, berjalan tindakan unjuk rasa, Jumat 4/11/2016. Tindakan itu, menuntut hukum ditegakkan dalam masalah sangkaan penistaan agama yang dikerjakan Ahok.

" Saya lihat ada desakan massa berikut, yang jadi penyebabnya penetapan tersangka, " tutur Hendardi waktu dihubungi wartawan, Senin 5/12/2016.

Penetapan Ahok sebagai tersangka, berdasar pada alat bukti video pidato Ahok di Kepulauan Seribu pada 27 September lantas.

Lalu beberapa dokumen serta info beberapa pakar yang menilainya perkara itu butuh dilanjutkan ke step penyidikan.

Penetapan Ahok sebagai tersangka dinilai jadi preseden jelek untuk perkembangan kebebasan beragama atau berkeyakinan di Indonesia. Agen IBCBET.

Penegakan hukum atas sangkaan penodaan agama tak seutuhnya digerakkan dengan mematuhi prinsip due process of law.

Namun, Hendardi mengharapkan ketentuan yang di buat Polri pantas dihormati. 

Sebab, ketentuan Polri yaitu product institusi yang pantas dihormati.

" Nuansa tertekan, tampak dalam sistem penyidikan. Namun lantaran sudah jadi putusan institusi penegakan hukum, jadi sistem hukum mesti dihormati, " tambah Hendardi .

Disamping itu, Kejaksaan Agung sudah mengambil keputusan, kalau perkara tersangka Ahok sudah dinyatakan P-21.

Bermakna administrasi perlakuan perkara deretan Pidana Umum Kejaksaan menyebutkan berkas perkara hasil penyidikan Bareskrim Polri sudah penuhi prasyarat untuk dibawa ke pengadilan.

Perkara Ahok dinyatakan P-21, sebelumnya setelah Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menyerahkan berkas perkara step pertama masalah yang menjerat Ahok pada Kejaksaan Agung, Jumat 25/11/2016.

Lima hari berselang, Kejaksaan menyebutkan perkara Ahok P-21.

" Pada umumnya tak ada ketetapan batas saat. Namun memanglah ini sangat cepat serta tak umum, pernyataan P-21 demikian cepat, " tutur Hendardi pada Agen IBCBET.

Menilainya masalah itu, Hendardi berpandangan semestinya sistem hukum pada Ahok dihentikan.

Alasan Hendardi menilik dari Penetapan Presiden Republik Indonesia Nomer 1/PNPS Th. 1965 Mengenai Mencegah Penyalahgunaan serta/atau Penodaan Agama. Agen Poker.

Berdasar pada ketentuan itu, pihak yang disangka lakukan penodaan agama, lalu sudah mohon maaf, sistem hukum semestinya dihentikan.

" Saya menyebutkan kalau sistem pidana atas sangkaan penistaan agama atas Basuki harusnya tak berlanjut, lantaran yang berkaitan sudah mohon maaf, " ucap Hendardi.

Sebab, pada Pasal 2 ketentuan itu, berbunyi :
1. Siapa saja tidak mematuhi ketetapan itu dalam pasal 1 di beri perintah serta peringatan keras untuk hentikan tindakannya itu didalam satu ketentuan berbarengan Menteri Agama, Menteri/Jaksa Agung serta Menteri Dalam Negeri.

2. Jika pelanggaran itu dalam ayat (1) dikerjakan oleh Organisasi atau suatu hal aliran keyakinan, jadi Presiden Republik Indonesia bisa membubarkan Organisasi itu serta menyebutkan Organisasi atau aliran itu sebagai Organisasi/aliran terlarang, satu serta lain sesudah Presiden memperoleh pertimbangan dari Menteri Agama, Menteri/Jaksa Agung serta Menteri Dalam Negeri.

" Bila mengulangi tindakannya, baru lalu dipidana, " ucap Hendardi pada Agen IBCBET.

Posting Komentar

 
Top